Tata Cara Mandi Wajib Junub Yang Benar Dan Doanya Menurut Islam

Tata Cara Mandi Wajib Junub Yang Benar - Merupakan salah satu judul artikel dari blog anpasgin yang mana insya alloh pada kesempatan ini akan membahas tentang mandi wajib. Namun yang akan dibahasnya hanyalah untuk tata cara mandi wajib, seperti setelah bersetubuh atau berhubungan intim antara suami dan istri (Jimak), selepas haid, setelah melahirkan (nifas) dan hal-hal yang dapat menyebabkan mandi wajib yang sering diartikan dengan bahasa junub.

Mandi Wajib - Apabila Laki-laki dan wanita jika keduanya berhubungan intim (jimak) maka mereka diwajibkan untuk melaksanakan mandi besar/wajib, meskipun berhubungannya tidak sampai keluar air mani. Dalilnya adalah sabda Rosululloh, “Apabila seorang laki-laki duduk di antara 4 anggota badan lalu meyetubuhinya, maka ia wajib mandi.” (HR. Bukhori) dalam lafaz Muslim: “Meskipun tidak keluar mani”.

Sebab-sebab yang mewajibkan untuk mandi wajib bagi kaum muslim laki-laki yang masih hidup yaitu apabila sesudah mimpi basah, keluar air mani diwaktu bangun atau dalam keadaan tidur meski tidak dibarengi dengan mimpi basah, selepasnya bersetubuh apabila si zakar/kemaluan dimasukan kedalam kemaluan perempuan meski tidak keluar air mani. Sedangkan untuk perempuan yang masih bernyawa apabila sesudah masa haid dan nifas (darah yang keluar setelahnya melahirkan.

Tata Cara Mandi Wajib Junub Yang Benar Dan Doanya Menurut Islam

Tata Cara Mandi Wajib (Junub)
  • Membaca bismillah sambil membaca doa niat mandi wajib untuk membersihkan hadas besar .
  • Membasuh tangan sebanyak 3 kali.
  • Membasuh alat kelamin dari kotoran dan najis.
  • Mengambil wuduk sebagaimana biasa kecuali kaki. Kaki dibasuh setelah mandi nanti.
  • Membasuh keseluruhan rambut di kepala.
  • Membasuh kepala berserta dengan telinga sebanyak 3 kali dengan 3 kali menimba air.
  • Meratakan air ke seluruh tubuh di sebelah lambung kanan dari atas sampai ke bawah.
  • Meratakan air ke seluruh tubuh di sebelah lambung kiri dari atas sampai ke bawah.
  • Menggosok bagian-bagian yang sulit seperti pusat, ketiak, lutut dan lain-lain supaya terkena air.
  • Membasuh kaki.

Catatan :
Air yang syah digunakan untuk bersuci / mandi wajib yaitu :
  • Air Hujan
  • Air Sumur, Laut, kali/sungai
  • Air Curug/ Air Terjun
  • Air dari lelehan salju
  • Air dalam tangki besar
Semua air diatas harus air yang bersih dari kotoran dan najis dan tidak berubah rasa, warna & bau nya.

Pesan dari saya!!! janganlah menyepelekan bacaan-bacaan islam seperti bacaan niat dan do'a, karena dalam do'a banyak mengandung permohonan dan permintaan. Mungkin untuk kali ini hanya itu saja yang dapat saya sajikan, mudah-mudahan dengan adanya pembahasan Tata Cara Mandi Wajib kawan-kawan semua bisa tahu dan bisa apik dalam segala hal.

Update Artikel Hari »